Muara Indah

Muara Nauli - Tapanuli Utara, Bila ditelusuri, sebenarnya daerah Muara memiliki banyak senjata pemungkas yang dapat memperkenalkan daerah ini sampai ke kancah nasional bahkan dunia internasional. Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, letaknya persis di bibir pantai Danau Toba, luasnya 7.500 hektar dan terdiri dari 15 desa, yakni Desa Unte Mungkur, Aritonang, Batu Binumbun, Simatupang, Silali Toruan, Huta Nagodang, Baribani Aek, Huta Lontung, Dolok Martumbur, Sitanggor, Silando, Huta Ginjang dan Desa Sibandang, Papande serta Sampuran di Pulau Sibandang (seluas sekitar 700 hektar). Daerah ini cukup dikenal sebagai gudangnya jenderal dari Tanah Batak. Orang pertama adalah TB Simatupang, kemudian diikuti Sahala Rajagukguk, Soaloan Simatupang, Maidin Simbolon, Mallatang Tambunan, Eduard Ompu Sunggu, Eduard Simbolon, Lindur Siburian dan masih banyak lagi generasi penerus. Peran para perantau yang sudah berhasil, kiranya semakin meningkat untuk memperhatikan kampung asalnya Muara Nauli. Sokongan peningkatan taraf hidup masyarakat setempat sangat dibutuhkan. Perantau juga telah mendirikan hotel bertaraf bintang tiga di Muara yang sampai sekarang tetap beroperasi. Posisi Muara sangat strategis dalam kepariwisataan Danau Toba sejak beroperasinya Bandara Silangit yang hanya berjarak 21 kilometer dari Muara. Pada sisi lain senjata pamungkas yang memperkenalkan Muara tak terlepas dari salah satu penghasil buah mangga terbesar yang dikirim ke Parapat. Pohon mangga di Muara perlu dilestarikan dengan peremajaan karena buah mangga tersebut salah satu aset pendukung pariwisata.

Sisi lain Muara

Muara dikenal dengan keunikan budaya dan bahasa yang sangat familiar dengan budaya batak Toba.

Info Terbaru tentang Muara

Kami akan segera mengupdate berita berita terbaru di Muara. Kami